Archive for Maret 15th, 2011

Surat Al-‘Aadiyaat سورة العاديات

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-’AADIYAAT
(Kuda Perang yang Berlari Kencang)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-’Ashr. Nama “Al-’Aadiyaat” diambil dari kata “Al-’Aadiyaat” yang terdapat pada ayat pertama surat ini, artinya yang berlari kencang.

Pokok-pokok isinya:

Ancaman Allah subhanahu wa ta’ala kepada manusia yang ingkar dan yang sangat mencintai harta benda bahwa mereka akan mendapat balasan yang setimpal di kala mereka dibangkitkan dari kubur dan di kala isi dada mereka ditampakkan.

سورة العاديات
(KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG)
Surat ke 100 : 11 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

MANUSIA MENJADI KIKIR KARENA TAMAKNYA KEPADA HARTA.

وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحًا
1. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,

فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا
2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),

فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحًا
3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,

فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًا
4. maka ia menerbangkan debu,

فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا
5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ
6. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,

وَإِنَّهُ عَلَى ذَلِكَ لَشَهِيدٌ
7. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,

وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ
8. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta[1].

أَفَلاَ يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ
9. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,

وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ
10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,

إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيرٌ
11. sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.

PENUTUP

Surat Al-’Aadiyaat menjelaskan sifat-sifat buruk manusia dan kebangkitan mereka serta pembalasan kepada mereka pada hari kiamat.

HUBUNGAN SURAT AL-’AADIYAAT DENGAN SURAT AL-QAARI’AH:

Surat Al ’Aadiyaat ditutup dengan penyebutan hari kiamat, sedang surat Al Qaari’ah seluruhnya menjelaskan tentang hari kiamat itu.


(1) Sebagian ahli Tafsir menerangkan bahwa maksud ayat ini ialah manusia itu sangat kuat cintanya kepada harta sehingga ia menjadi bakhil.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Qaari’ah سورة القارعة

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-QAARI’AH
(Hari Kiamat)

 

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Quraisy. Nama “Al-Qaari’ah” diambil dari kata “Al-Qaari’ah” yang terdapat pada ayat pertama artinya yang mengetuk dengan keras, kemudian kata ini dipakai untuk nama hari kiamat.

Pokok-pokok isinya:

Kejadian-kejadian pada hari kiamat, yaitu manusia bertebaran, gunung berhamburan, amal perbuatan manusia ditimbang dan dibalasi.

سورة القارعة
(HARI KIAMAT)
Surat ke 101 : 11 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ORANG YANG BERAT DAN RINGAN TIMBANGAN PERBUATANNYA DI HARI KIAMAT.

الْقَارِعَةُ
1. Hari Kiamat,

مَا الْقَارِعَةُ
2. apakah hari Kiamat itu?

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ
3. Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ
4. Pada hari itu manusia seperti kupu-kupu yang bertebaran,

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ
5. dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.

فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ
6. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ
7. maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ
8. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
9. maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ
10. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?

نَارٌ حَامِيَةٌ
11. (Yaitu) api yang sangat panas.

 

PENUTUP

Surat Al-Qaari’ah, seluruhnya menjelaskan hal-hal yang akan terjadi pada hari kiamat.

HUBUNGAN SURAT AL-QAARI’AH DENGAN SURAT AT-TAKAATSUR:

Dalam surat Al Qaar’iah dijelaskan golongan orang-orang yang masuk surga dan golongan yang masuk neraka, sedang pada surat At Takatsur diterangkan salah satu sebab yang membawa orang masuk neraka.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat At-Takaatsur سورة التكاثر

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AT TAKAATSUR
(Bermegah-megahan)

 

MUQADDIMAH

Surat At-Takaatsur terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Kautsar.
Dinamai “At-Takaatsur” (bermegah-megahan) diambil dari perkataan At-Takaatsur yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya:

Keinginan manusia untuk bermegah-megahan dalam soal duniawi, sering melalaikan manusia dari tujuan hidupnya. Dia baru menyadari kesalahannya itu setelah mati mendatanginya; manusia akan ditanya di akhirat tentang ni’mat yang dibangga-banggakannya itu.

سورة التكاثر
(BERMEGAH-MEGAHAN)
Surat ke 102 : 8 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ANCAMAN ALLAH TERHADAP ORANG YANG LALAI DAN BERMEGAH-MEGAHAN.

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu[1].

حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.

كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُونَ
3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),

ثُمَّ كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُونَ
4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.

كَلاَّ لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ
5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ
6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ
7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ’ainul yaqin[2],

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

 

PENUTUP

Surat ini mengemukakan celaan dan ancaman terhadap orang-orang yang bermegah-megahan dengan apa yang diperolehnya dan tidak membelanjakannya di jalan Allah. Mereka pasti diazab dan pasti akan ditanya tentang apa yang dimegah-megahkannya itu.

HUBUNGAN SURAT AT-TAKAATSUR DENGAN SURAT AL-’ASHR:

1.      Pada surat At-Takaatsur Allah menerangkan keadaan orang yang bermegah-megahan dan disibukkan oleh harta benda sehingga lupa mengingat Allah, sedang surat Al-’Ashr menerangkan bahwa manusia akan merugi, kecuali kalau mereka beriman, beramal shaleh dan nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

2.      Pada surat At-Takaatsur Allah menerangkan sifat orang yang mengikuti hawa nafsunya, sedang pada surat Al-’Ashr menerangkan sifat orang-orang yang tidak merugi.

 


(1) Maksudnya: bermegah-megahan dalam soal banyak anak, harta, pengikut, kemuliaan dan seumpamanya telah melalaikan kamu dari keta’atan.

(2) `Ainul yaqin artinya melihat dengan mata kepala sendiri sehingga menimbulkan keyakinan yang kuat.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-‘Ashr سورة العصر

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-’ASHR
(Masa)

MUQADDIMAH

Surat Al-’Ashr terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al-Insyiraah.
Dinamai “Al-’Ashr (masa) diambil dari perkataan Al-’Ashr yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya:

Semua manusia berada dalam keadaan merugi apabila dia tidak mengisi waktunya dengan perbuatan-perbuatan baik.

سورة العصر
(MASA)
Surat ke 103 : 3 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

AMAT RUGILAH MANUSIA YANG TIDAK MEMANFA’ATKAN WAKTUNYA UNTUK BERBAKTI.

وَالْعَصْرِ
1. Demi masa.

إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,

إِلاَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menta’ati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

PENUTUP

Surat ini menerangkan bahwa manusia yang tidak dapat menggunakan waktunya dengan sebaik-baiknya termasuk golongan yang merugi.

HUBUNGAN SURAT AL-’ASHR DENGAN SURAT AL-HUMAZAH:
Pada surat Al-’Ashr Allah menerangkan sifat-sifat orang yang tidak merugi, sedang dalam surat Al-Humazah Allah menerangkan beberapa sifat orang yang selalu merugi.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Humazah سورة الهمزة

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL HUMAZAH
(Pengumpat)

MUQADDIMAH

Surat Al-Humazah terdiri atas 9 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qiyaamah.
Dinamai “Al-Humazah” (pengumpat) diambil dari perkataan “Humazah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya:

Ancaman Allah terhadap orang-orang yang suka mencela orang lain, suka mengumpat dan suka mengumpulkan harta tetapi tidak menafkahkannya di jalan Allah.

سورة الهمزة
(PENGUMPAT)
Surat ke 104 : 9 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

AMAT CELAKALAH PENIMBUN HARTA YANG TIDAK MENAFKAHKANNYA DI JALAN ALLAH.

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ
1. Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,

الَّذِي جَمَعَ مَالاً وَعَدَّدَهُ
2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya[1],

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ
3. dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya,

كَلاَّ لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ
4. sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ
5. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?

نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
6. (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,

الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ
7. yang (membakar) sampai ke hati.

إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ
8. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,

فِي عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ
9. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

PENUTUP

Dalam surat ini diterangkan bahwa orang-orang yang suka mencela orang-orang lain, suka memfitnah dan suka mengumpulkan harta tetapi tidak dinafkahkannya di jalan Allah, akan diazab.

HUBUNGAN SURAT AL-HUMAZAH DENGAN SURAT AL-FIIL:
Dalam surat Humazah diterangkan bahwa harta tidak berguna sedikitpun untuk menghadapi kekuasaan Allah, sedang surat Al-Fiil menerangkan bahwa tentara gajah dengan segala macam perlengkapan perangnya tidak dapat menghadapi kekuasaan Allah.


(1) Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya dia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Fiil سورة الفيل

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-FIIL
(Gajah)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Kaafiruun. Nama “Al-Fiil” diambil dari kata “Al-Fiil” yang terdapat pada ayat pertama surat ini, artinya “gajah”. Surat Al-Fiil mengemukakan cerita pasukan bergajah dari Yaman yang dipimpin oleh Abrahah yang ingin meruntuhkan Ka’bah di Makkah, Peristiwa ini terjadi pada tahun Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam dilahirkan.

Pokok-pokok isinya:

Cerita tentang pasukan bergajah yang diazab oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan mengirimkan sejenis burung yang menyerang mereka sampai binasa.

سورة الفيل
(GAJAH)
Surat ke 105 : 5 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

AZAB ALLAH KEPADA TENTARA BERGAJAH YANG AKAN MENGHANCURKAN KA’BAH.

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?[1]

أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ
2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia?,

وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ
3. Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung Ababil yang berbondong-bondong,

تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ
4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ
5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

PENUTUP

Surat Al-Fiil ini menjelaskan tentang kegagalan pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrahah, karena Ka’bah dipelihara oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

HUBUNGAN SURAT AL-FIIL DENGAN SURAT QURAISY:
Dalam surat Al Fiil, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan kehancuran pasukan bergajah yang hendak merobohkan Ka’bah, sedang dalam surat Quraisy Allah memerintahkan kepada penduduk Makkah untuk menyembah Allah pemilik Ka’bah itu.


(1) Yang dimaksud dengan tentara bergajah ialah tentara yang dipimpin oleh Abrahah Gubernur Yaman yang hendak menghancurkan Ka’bah. Sebelum masuk ke kota Makkah, tentara tersebut diserang burung-burung Ababil yang melemparinya dengan batu-batu (berasal) dari tanah yang terbakar sehingga mereka musnah.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Quraisy سورة قريش

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

QURAISY
(Suku Quraisy)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 4 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat At-Tiin. Nama “Quraisy” diambil dari kata “Quraisy” yang terdapat pada ayat pertama artinya suku Quraisy. Suku Quraisy adalah suku yang mendapat kehormatan untuk memelihara Ka’bah.

Pokok-pokok isinya:

Peringatan kepada orang Quraisy tentang ni’mat-ni’mat yang diberikan Allah kepada mereka karena itu mereka diperintahkan untuk menyembah Allah.

سورة قريش
(SUKU QURAISY)
Surat ke 106 : 4 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

KEMAKMURAN DAN KETENTERAMAN SEHARUSNYA MENJADIKAN ORANG BERBAKTI KEPADA ALLAH.

لِإِيلاَفِ قُرَيْشٍ
1. Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,

إِيلاَفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ
2. (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas[1].

فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ
3. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah).

الَّذِي أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَآمَنَهُم مِّنْ خَوْفٍ
4. Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.

.

PENUTUP

Surat Quraisy menerangkan penghidupan orang Quraisy serta kewajiban yang seharusnya mereka penuhi.

HUBUNGAN SURAT QURAISY DENGAN SURAT AL-MAA’UUN:

1.      Dalam surat Quraisy, Allah menyatakan, bahwa Dia membebaskan manusia dari kelaparan, maka dalam surat Al-Maa’uun Allah mencela orang yang tidak menganjurkan dan tidak memberi makan orang miskin.

2.      Dalam surat Quraisy Allah memerintahkan menyembah-Nya maka dalam surat Al-Maa’uun Allah mencela orang yang shalat dengan lalai dan riya.


(1) Orang Quraisy biasa mengadakan perjalanan terutama untuk berdagang ke negeri Syam pada musim panas dan ke negeri Yaman pada musim dingin. Dalam perjalanan itu mereka mendapat jaminan keamanan dari penguasa-penguasa dari negeri-negeri yang dilaluinya. Ini adalah suatu ni’mat yang amat besar dari Tuhan kepada mereka. Oleh karena itu sewajarnyalah mereka menyembah Allah yang telah memberikan ni’mat itu kepada mereka.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Maa’uun سورة الماعون

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-MAA’UUN
(Barang-barang Yang Berguna)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 7 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat At-Takaatsur. Nama “Al-Maa’uun” diambil dari kata “Al-Maa’uun” yang terdapat pada ayat 7, artinya barang-barang yang berguna.

Pokok-pokok isinya:

Beberapa sifat manusia yang dipandang sebagai mendustakan agama. Ancaman terhadap orang-orang yang melakukan shalat dengan lalai dan riya.

سورة الماعون
(BARANG-BARANG YANG BERGUNA)
Surat ke 107 : 7 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

BEBERAPA SIFAT YANG DIPANDANG SEBAGAI MENDUSTAKAN AGAMA.

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,

وَلاَ يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,

الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,

الَّذِينَ هُمْ يُرَاؤُونَ
6. orang-orang yang berbuat riya’[1],

وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ
7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna[2].

PENUTUP

Surat Al-Maa’uun menjelaskan sifat-sifat manusia yang buruk yang membawa mereka ke dalam kesengsaraan.

HUBUNGAN SURAT AL-MAA’UUN DENGAN SURAT AL-KAUTSAR:

Dalam surat Al-Maa’uun dikemukakan sifat-sifat manusia yang buruk, sedang dalam surat Al-Kautsar ditunjukkan sifat-sifat yang mulia, yang diperintahkan mengerjakannya.


(1) Riya’ ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridhaan Allah akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyara’at.

(2) Sebagian mufassirin (ahli tafsir, ed) mengartikan: enggan membayarkan zakat.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Kautsar سورة الكوثر

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL KAUTSAR
(Sungai Di Surga)

MUQADDIMAH

Surat Al-Kautsar terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al-’Aadiyaat. Dinamai “Al-Kautsar” (yaitu sungai di surga yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam) diambil dari perkataan “Al-Kautsar” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini sebagai penghibur hati Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam.

Pokok-pokok isinya:

Allah telah menganugerahkan sungai “Al-Kautsar” di surga. Karena itu shalatlah dan berkurbanlah; Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam akan mempunyai pengikut yang banyak sampai hari kiamat dan akan mempunyai nama yang baik di dunia dan di akhirat, tidak sebagai yang dituduhkan pembenci-pembencinya.

سورة الكوثر
(SUNGAI DI SURGA)
Surat ke 108 : 3 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

SHALAT DAN BERKORBAN TANDA BERSYUKUR KEPADA NI’MAT ALLAH.

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu sebuah sungai di surga.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah[1]

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.[2]

 

PENUTUP

Surat ini menganjurkan agar orang selalu beribadah kepada Allah dan berkorban sebagai tanda bersyukur atas nikmat yang telah dilimpahkan-Nya.

HUBUNGAN SURAT AL-KAUTSAR DENGAN SURAT AL-KAAFIRUUN:

Dalam surat Al Kautsar Allah memerintahkan agar memperhambakan diri kepada Allah, sedang dalam surat Al-Kaafiruun perintah tersebut ditandaskan lagi.


(1) Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan qurban sebagai ibadat dan mensyukuri ni’mat Allah.

(2) Maksudnya “terputus” di sini ialah terputus dari rahmat Allah.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Kaafiruun سورة الكافرون

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-KAAFIRUUN
(Orang-orang Yang Kafir)

MUQADDIMAH

Surat Al-Kaafiruun terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Maa’uun.
Dinamai “Al-Kaafiruun” (orang-orang kafir), diambil dari perkataan “Al-Kaafiruun” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya:

Pernyataan bahwa Tuhan yang disembah Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam dan pengikut-pengikutnya bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir, dan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir.

سورة الكافرون
(ORANG-ORANG KAFIR)
Surat ke 109 : 6 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN.

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
1. Katakanlah: “Hai orang-orang yang kafir,

لاَ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

وَلاَ أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

وَلاَ أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.

وَلاَ أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
6. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku”.

 

PENUTUP

Surat Al-Kaafiruun mengisyaratkan tentang habisnya semua harapan orang-orang kafir dalam usaha mereka agar Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam meninggalkan dakwahnya.

HUBUNGAN SURAT AL-KAAFIRUUN DENGAN SURAT AN-NASHR:
Surat Al Kaafiruun menerangkan bahwa Rasulullah shlallahu ‘alaihi wasallam tidak akan mengikuti agama orang-orang kafir, sedang dalam surat An-Nashr diterangkan bahwa agama yang dibawa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam akan berkembang dan menang.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat An-Nashr سورة النصر

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AN NASHR
(Pertolongan)

MUQADDIMAH

Surat An Nashr terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah yang diturunkan di Makah sesudah surat At-Taubah.
Dinamai “An-Nashr” (pertolongan) diambil dari perkataan “Nashr” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya:

Janji bahwa pertolongan Allah akan datang dan Islam akan mendapat kemenangan; perintah dari Tuhan agar bertasbih memuji-Nya, dan minta ampun kepada-Nya di kala terjadi peristiwa yang menggembirakan.

سورة النصر
(PERTOLONGAN)
Surat ke 110 : 3 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

PERTOLONGAN DAN KEMENANGAN ITU DATANGNYA DARI ALLAH, MAKA PUJILAH DIA.

إِذَا جَاء نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ
1. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.

وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا
2. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا
3. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.

PENUTUP

Surat ini mengisyaratkan bahwa tugas Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam sebagai seorang Rasul telah mendekati akhirnya.

HUBUNGAN SURAT AN-NASHR DENGAN SURAT AL-LAHAB:
Surat An Nashr menerangkan tentang kemenangan yang diperoleh Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam dan pengikut-pengikutnya, sedang surat Al-Lahab menerangkan tentang kebiasaan dan siksaan yang akan diderita oleh Abu Lahab dan isterinya sebagai orang-orang yang menentang Nabi.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Lahab سورة الهب / Al-Masad سورة المسد

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-LAHAB
(Gejolak Api)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Fath. Nama “Al-Lahab” diambil dari kata “Lahab” yang terdapat pada ayat ketiga surat ini yang artinya gejolak api. Surat ini juga dinamakan surat “Al-Masad”.

Pokok-pokok isinya:

Cerita Abu Lahab dan isterinya yang menentang Rasul shalallahu ‘alaihi wasallam. Keduanya akan celaka dan masuk neraka. Harta Abu Lahab, tak berguna untuk keselamatannya demikian pula segala usaha-usahanya.

سورة الهب
(GEJOLAK API)
Surat ke 111 : 5 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

TUKANG FITNAH PASTI AKAN CELAKA.

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ
1. Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa[1].

مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ
2. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.

سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ
3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.

وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ
4. Dan (begitu pula) isterinya, pembawa kayu bakar[2].

فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍ
5. Yang di lehernya ada tali dari sabut.

PENUTUP

Surat Al Lahab menjelaskan kegagalan lawan-lawan Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam.

HUBUNGAN SURAT AL-LAHAB DENGAN SURAT AL-IKHLASH:
Surat Al Lahab mengisyaratkan bahwa kemusyrikan itu tak dapat dipertahankan dan tidak akan menang walaupun pendukung-pendukungnya bekerja keras. Surat Al-Ikhlash mengemukakan bahwa tauhid dalam Islam adalah tauhid yang semurni-murninya.


(1) Yang dimaksud dengan “kedua tangan Abu Lahab” ialah Abu Lahab sendiri.

(2) “Pembawa kayu bakar” dalam bahasa Arab adalah kiasan bagi penyebar fitnah. Isteri Abu Lahab disebut pembawa kayu bakar karena dia selalu menyebar-nyebarkan fitnah untuk memburuk-burukkan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam dan kaum Muslim (lihat tafsir Al-Qurthubi, ed).

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Ikhlash سورة الإخلاص

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-IKHLASH
(Memurnikan Keesaan Allah)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 4 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An-Naas. Dinamakan “Al-Ikhlas” karena surat ini sepenuhnya menegaskan kemurnian keesaan Allah subhanahu wa ta’ala.

Pokok-pokok isinya:

Penegasan tentang kemurnian keesaan Allah subhanahu wa ta’ala dan menolak segala macam kemusyrikan dan menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang menyamai-Nya.

سورة الإخلاص

(MEMURNIKAN KEESAAN ALLAH)
Surat ke 112 : 4 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ARTI KEESAAN TUHAN.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,

اللَّهُ الصَّمَدُ
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

PENUTUP

Surat Al-Ikhlash ini menegaskan kemurnian keesaan Allah subhanahu wa ta’ala.

HUBUNGAN SURAT AL-IKHLASH DENGAN SURAT AL-FALAQ:
Surat Al-Ikhlash menegaskan kemurnian keesaan Allah subhanahu wa ta’ala, sedang surat Al-Falaq memerintahkan agar semata-mata kepada-Nya-lah orang memohon perlindungan dari segala macam kejahatan.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat Al-Falaq سورة الفلق

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AL-FALAQ
(Waktu Subuh)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Fiil. Nama “Al-Falaq” diambil dari kata Al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya waktu subuh. Diriwayatkan oleh Abu Daud, At Tirmidzi dan An-Nasa-i dari ’Uqbah bin ’Aamir bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam shalat dengan membaca surat Al-Falaq dan surat An-Naas dalam perjalanan.

Pokok-pokok isinya:

Perintah agar kita berlindung kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari segala macam kejahatan.

 

سورة الفلق

(WAKTU SUBUH)
Surat ke 113 : 5 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ALLAH PELINDUNG DARI SEGALA KEJAHATAN.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
2. dari kejahatan makhluk-Nya,

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul[1],

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
5. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”.

PENUTUP

Surat Al Falaq memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk memohon perlindungan kepada Allah s.w.t. dari segala kejahatan.

HUBUNGAN SURAT AL-FALAQ DENGAN SURAT AN-NAAS:

1. Kedua-duanya sama-sama mengajarkan kepada manusia, hanya kepada Allah-lah menyerahkan perlindungan diri dari segala kejahatan.

2. Surat Al-Falaq memerintahkan untuk memohon perlindungan dari segala bentuk kejahatan, sedang surat An-Naas memerintahkan untuk memohon perlindungan dari jin dan manusia.


(1) Biasanya tukang-tukang sihir dalam melakukan sihirnya membikin buhul-buhul dari tali lalu membacakan jampi-jampi dengan menghembus-hembuskan napasnya ke buhul tersebut.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Surat An-Naas سورة الناس

Posted on 15 Maret 2011. Filed under: Al-Qur'an | Tag:, , , , , |

AN-NAAS
(Manusia)

MUQADDIMAH

Surat ini terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Falaq.  Nama “An-Naas” diambil dari “An-Naas” yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia.

Pokok-pokok isinya:

Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia.

سورة الناس

(MANUSIA)
Surat ke 114 : 6 ayat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ALLAH PELINDUNG MANUSIA DARI KEJAHATAN BISIKAN SYAITAN DAN MANUSIA.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

مَلِكِ النَّاسِ

2. Raja manusia.

إِلَهِ النَّاسِ

3. Sembahan manusia.

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ

4. dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ

5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.

مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

6. dari (golongan) jin dan manusia.

PENUTUP

Al-Qur’an dimulai dengan surat Al-Faatihah yang di antara isinya ialah agar manusia memohon hidayah ke jalan yang lurus dan memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan diakhiri dengan surat An-Naas yang menganjurkan agar manusia memohon perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan.

﴿1﴾

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...